Kebebasan untuk Pemula

Flowblade video editor 1.8 telah dirilis. Lihat catatan rilis

Tips seputar dualboot Windows dan Linux



Kali ini saya akan berbagi sedikit yang saya ketahui tentang dualboot. Bagi Anda yang belum pernah menginstal dua atau lebih sistem operasi dalam satu komputer pasti ada pertanyaan seperti berikut :


1. Apa yang pertama disiapkan untuk melakukan dualboot ?

    Siapkan partisi khusus untuk masing-masing sistem operasi.
    Partisi C pada windows  digunakan untuk sistem Windows, maka Anda harus menyiapkan dua partisi untuk linux, satu untuk sistem operasi Linux dan satu untuk Swap Linux. 

Rapikan dahulu pembagian partisi anda. Pindahkan data-data yang ada pada partisi yang mau diinstal sistem operasi kedua, karena partisi akan diformat dan data-data dipastikan akan hilang.

2. Apakah nanti sistem akan menjadi lambat karena pengaruh dualboot ?

    Tidak, karena pada saat komputer menyala hanya menggunakan satu sistem operasi dan sistem operasi yang lain  tidak digunakan.

    Ya, jika Anda menginstal Linux Ubuntu dengan wubi berarti Anda menginstal linux didalam Windows, maka dalam hal ini sistem operasi didalam sistem operasi dan akan bersifat seperti aplikasi windows lainnya, tidak akan bekerja secara maksimal karena linux bekerja di lingkungan Windows. Tidak akan secepat jika diinstal secara mandiri. Selain itu jika sistem Windows rusak Linux Ubuntu didalamnya juga rusak.

Jadi lebih baik instal linux pada partisi mandiri, biarpun sistem Windowsnya rusak, sistem operasi Linux tidak akan terganggu. Juga sangat bermanfaat sekali jika sistem windows terkena virus, berkas-berkas dokumen yang tidak muncul karena virus bisa dibuka di linux.

3. Apakah data-data saya bisa hilang ?

    Ya, bila Anda tidak hati-hati memilih partisi, bahkan data seluruh harddisk  bisa hilang. Istilah partisi : Pada sistem Windows partisi dinamai dari C, D, E, F dst. Pada sistem Linux partisi dinamai dari sda1, sda2, sda3, sda4, dst.

 Saat instal ubuntu akan ada menu pemilahan partisi berikut
  •  Instal Ubuntu disamping Windows
  • Ganti Windows dengan Ubuntu
  • Sesuatu yang lain (something else )
Pilih sesuatu yang lain dan buat dan edit partisi dibagian ini.

3. Bagaimana memformat partisi untuk sistem Linux ?

Sistem Windows menggunakan File system NTFS sedangkan sistem Linux menggunakan File System ext4. Maka anda harus menyiapkan partisi dengan format ext4. Pilih format partisi ext4 pada saat mengedit partisi dan buat mount point (titik kait) "/" tanpa tanda kutip.

4. Apa itu partisi SWAP ?

    Partisi SWAP adalah partisi tambahan yang digunakan linux bila kehabisan memori RAM. Format partisi Swap adalah linux-swap

5. Berapa ukuran partisi SWAP ?

    Jika Kapasitas memori RAM Anda kurang dari 2Gb. Sebaiknya Ukuran partisi SWAP dua kali kapasitas RAM. Jika kapasitas RAM Anda lebih dari 2Gb sebaiknya ukuran partisi SWAP dibuat 1Gb saja, karena dengan memori 2Gb rata-rata sudah mampu menangani kebutuhan memori sistem.

6. 64 bit atau 32  bit ?

    Tergantung arsitektur CPU Anda. Jika CPU Anda 32 bit maka pilih sistem operasi 32bit. Jika arsitektur CPU Anda x86_64, bisa menggunakan 32 bit atau 64 bit, perlu dipertimbangkan juga kapasitas RAM komputer anda jika kurang dari 2Gb sebaiknya gunakan yang versi 32 bit.

7. Apakah tidak apa-apa jika saya menginstal windows 32 bit dan linux 64 bit ?

    Tidak, apa-apa asal arsitektur CPU mendukung (5).


8. Apakah yang harus dilakukan setelah berhasil memasang sistem operasi kedua?

Ketika anda menginstal sistem operasi yang kedua, pengaturan boot sistem operasi pertama akan tertimpa oleh sistem operasi kedua. Sehingga saat menyalakan komputer hanya boot ke sistem operasi yang kedua. Jangan panik memang begitu adanya. Nah, untuk memunculkan menu sistem operasi untuk memilih sistem operasi anda perlu memunculkan entri sistem operasi pada menu boot.

 Jika anda ingin menggunakan Windows boot manager silahkan gunakan aplikasi EasyBCD versi 2.2 ke atas dan bila ingin menggunakan Linux boot manager (grub2) Silahkan instal grub. Saya sudah menulis penjelasannya disini.



10 komentar:

Centang "Beri tahu saya" untuk menerima balasan via email

  1. Bro, saya pake netbook hd 320gb. Partisi C: 50gb utk win8, D: dan E: masing2 120gb. Niatnya saya pengen install Elementary OS di partisi E:. Berapa space yg harus saya siapkan utk menginstall linux ini? Apa kalo udah install linux nanti, file2 spt mp3 dan video yg terlebih dahulu sudah saya simpan di D: yg format partisinya ntfs (win8) bisa diakses dari linux? Kan beda tu tipe partisinya? Thks in advance.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk elementary minimum space 5 gb yang direkomendasikan 15gb. jika ingin banyak instal aplikasi ya disamakan sama yang windows jg gapapa. dan jangan lupa siapkan satu partisi untuk swap 1gb ja cukup. jika dualboot sama windows 8 matikan fitur hibernasi pada windows 8nya agar bisa dibaca oleh elementary os. sebenarnya elementary bisa membaca format NTFS windows tetapi terhalang sama fitur hibernasi windows8. thx

      Hapus
  2. Btw drive E: yg mau saya instal Elementary OS kan totalnya 120 GB. Kalo misalnya yg mau saya jadikan linux 100 GB saja, apa sisanya 20 GB masih bisa diakses dari win8? Apa partisi yg dibuat utk Linux tsb masih bisa diakses dr Win8? Kemudian kalau nanti suatu saat saya mau hapus Linux OS nya, bagaimana caranya ya agar partisi bekas diinstal Linux itu bisa diakses lg dgn Win8? Tks nih, byk bgt nanya nya ya.. :D

    BalasHapus
  3. iya yang 100gb diformat ext4 untuk linux, yang 20gb diformat ntfs agar bisa diakses windows.untuk menghapus linux fix mbr windows dulu pake easybcd lalu format partisi linux, lalu format lagi ntfs.

    BalasHapus
  4. gan aku udh buat partisinya nih, pas mau instal ubuntunya file partisi yg udh aku buat gk kebaca,,,

    BalasHapus
  5. Udah berhasil instal ubuntu tapi kok gada pilihan os nya ya? Kayak Windows 7 atau ubuntu, jadi langsung ke ubuntunya.. Terus gimana cara masuk ke win 7 lagi? Apakah data di win7 ilang? Bantuannya 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba paki perintah sudo update-grub. Klo msh ga muncul waktu instal pilih partisi ga?

      Hapus
  6. misi gan, ane mau install EOS di notebook ane, mau ganti windows 8 karena udah bosan
    HD ane 320, boleh minta tips partisinya??

    BalasHapus
  7. Makasih atas tulisan'y. Saya mau install Linux Debian, yg mau saya tanyakan maksud dari titik kait (mount point) untuk partisi ext4 nya apa dan cara buat'y gimana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk titik kait biasanya "/" tanpa tanda kutip. Waktu install ada pemilihan partisi disitu ada opsi edit partisi silahkan cari mount poin isi dengan /

      Hapus
Back to Top